Rabu, 17 Oktober 2012

METODE PAYBACK PERIOD

            Payback period adalah suatu periode yang diperlukan untuk dapat menutup kembali pengeluaran investasi dengan menggunakan “proceeds” atau aliran kas (net cash flows). Dengan demikian payback period dari suatu investasi menggambarkan panjangnya waktu yang diperlukan agar dana yang tertanam pada suatu investasi dapat diperoleh kembali seluruhnya.

                        Payback period           = Jumlah investasi / Jumlah proceeds tahunan x 1tahun

            Metode payback ini karena sederhananya dan karena sangat mudah perhitungannya. Metode ini banyak dibanyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan. Tetapi dilain pihak metode ini mempunyai kelemahan-kelemahan prinsipiil sebagai berikut :
1.      Metode ini mengabaikan penerimaan-penerimaan investasi atau proceeds yang diperoleh sesudah payback periode tercapai, oleh karenanya kriteria iini bukan alat pengukur “profitability”, tetapi alat pengukur “rapidity” atau kecepatan kembalinya dana.
2.      Metode ini juga mengabaikan “time value of money” (nilai waktu uang).


Sumber : Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan, Prof. Dr. Bambang Riyanto

2 komentar: