Selasa, 02 Oktober 2012

Nomophobia, Tak Bisa Hidup Tanpa Ponsel
Hitunglah berapa kali Anda memeriksa ponsel dalam sehari.

     Pernah merasa panik atau gak nyaman ketika kamu keluar dari rumah dan ponsel kamu ketinggalan? Hampir semua orang yang berponsel pasti menjawab YA. Mungkin ini adalah gejala anda menderita nomophobia. Nomophobia adalah ketakutan berpisah dengan ponsel. istilah nomophobia sendiri diambil dari “no-mobile-phone phobia”
     Sudah menjadi pemandangan setiap hari dimana disemua kesempatan orang-orang pasti memegang ponsel/gadget. Bahkan disaat rapat atau kuliah atau di kesempatan yang seharusnya butuh fokus. "Jika dihitung, seseorang yang mengalami nomophobia memeriksa ponselnya sekitar 34 kali dalam sehari," kata  Dr. Elizabeth Waterman, psikiater Morningside Recovery Center, AS, dikutip dari NY Daily.
     Sebelum ponsel dilengkapi fasilitas internet, ketakutan akan berpisah dengan ponsel mungkin belum banyak. Saat itu kita berhubungan dengan orang lain hanya menggunakan telpon langsung atau sms. Namun sekarang ketika ponsel mulai dilengkapi dengan fasilitas jejaring sosial yang canggih, ketakutan itu beralih ke ketakutan akan ‘inexsist’ .
     Lihat saja, ada orang yang gak henti2nya nge-twit dan merasa aneh kalau dalam kurun waktu tertentu tidak melakukannya atau update status dan chating di facebook dan sekarang BBM atau iMessage. Nomophobia mungkin akan menjadi salah satu ‘penyakit’ yang akan sangat populer di masa mendatang dan ini bisa menjadi masalah yang serius. Ponsel memang mempermudah anda berkomunikasi. Tapi ketika mulai muncul gejala kecanduan ponsel, ada baiknya anda 'puasa' menggunakannya untuk sementara waktu. Cukup matikan ponsel saat akhir pekan. Nikmati dua hari tanpa ponsel, habiskan waktu bersama keluarga dan rasakan kembali kehangatan hubungan di dunia nyata.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar